Kamis, 23 September 2010

Detonation & Explosion

Sering kali kita dipusingkan dengan istilah detonation dan explosion, sering kali kita beranggapan bahwa diantara kedua istilah tersebut sama. Sebenarnya antara detonation dan explosion memiliki kesamaan sifat fisik, yaitu rapid heat realeas (rapid pelepasan kalor), karena itu sering kali kita terjebak dan beranggapan kedua istilah tersebut sama.

Berangkat dari definisi masing-masing akan membuat persepsi kita berada pada track yang benar. Detonation didefinisikan sebagai proses pembakaran yang merambat pada kecepatan supersonic (di atas kecepatan suara). Kunci definisi detonation ada pada kata “pembakaran“, artinya detonation hanya terjadi pada proses pembakaran saja, lebih detailnya detonation hanya terjadi jika ada bahan bakar, oksidiser dan sumber panas/kalor (silahkan baca syarat terjadinya pembakaran).

Banyak sekali para pakar memberikan definisi pada explosion, krn memang sulit mendefinikan explosion secara tepat. Ada yang mendefinisikan sebagai proses pelepasan energi secera cepat dengan diikuti suara, dll. Tetapi definisi explosion dapat ditarik benang merah, bahwa para pakar sependapat bahwa explosion adalah proses pelepasan kalor secara cepat. Kata kuncinya adalah tidak ada kata pembakaran dalam definisi explosion, tidak ada satu pakarpun yang memasukkan kata pembakaran dalam defisini explosion.

Memang tidak dapat dipungkiri dalam proses detontion proses pelepasan kalor secara cepat juga terjadi sehingga menumbulkan diskontinyuinti gelombang kejut (shock wave). Dapat disimpulkan bahwa setiap proses detonation dapat digolongkan dalam explosion, tetapi sebaliknya tidak semua proses explosion adalah detonation.
Apa setiap ledakan dari suatu sumber yang ada bawahn bakarnya bisa disebut detonation ? Jawabanya adalah belum tentu. Karena ada syarat lain untuk bisa dikatakan sebagai proses detonation, yaitu kecepatan rambat pembakaranya harus di atas kecepatan suara.

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

offsetWidth); }